MAKALAH
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
INTELIJEN
Disusun
untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen
Oleh
:
ZAKIAH
DEVINDA DEVIANA
11140253
SEKOLAH
TINGGI ILMU EKONOMI BANK BPD JATENG2016
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan berkah, rahmat, karunia serta hidayah-Nyalah
saya dapat menyalesaikan makalah Sistem Informasi Manajemen
Selaku penyusun saya sangat mengetahui bahwa makalah
ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mohon kritik dan saran yang
membangun agar kami dapat menyusunnya kembali lebih baik dari sebelumnya.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah
pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Semarang, 19
Oktober 2016
Penulis
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Informasi sangat dibutuhkan, bahkan sejak jaman
dahulu terutama dalam dunia bisnis. Dengan informasi manusia dapat megetahui
apa yang terjadi pada dunia luar begitupun di dalam perusahaan. Informasi dari berbagai
unsur perusahaan menjadi perhatian bagi para manajer dalam melakukan pelaksaaan
transaksi-transaksi di dalam perusahaan tersebut.
Tanpa informasi akan sulit bagi manajer untuk
mengambil keputusan, baik itu informasi internal maupun eksternal.
Sistem informasi pun berkembang dengan cukup baik.
Memang sejak dahulu sistem informasi sudah ada, namun sekarang perusahaan
membutuhkan cara untuk mengumpulkan data yang besar dan banyak dalam waktu
relatif singkat/cepat. Oleh kerana itu, suatu perusahaan perlu mempertimbangkan
perlunya menggunakan system informasi berdasarkan skala perusahaan, jumlah karyawan, serta jaringan bisnis
dalam lingkungannya.
Sistem
Informasi Manajemen adalah suatu system yang menyediakan informasi untuk
mendukung fungsi operasi manajemen dalam pengambilan keputusan organisasi.
fungsi
utama. yaitu fungsi pengumpulan data internal maupun eksternal dan fungsi
pemprosesan data menjadi informasi yang bermanfaat bagi para pengambil
keputusaan manajemenen
B.
Tujuan
Mengetahui
arti dari Sistem Informasi Manajemen Intelijen
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Sistem Informasi Intelijen
Intelijen (bahasa Inggris: intelligence)
adalah informasi yang dihargai atas ketepatan waktu dan
relevansinya, bukan detail dan keakuratannya, berbeda dengan "data", yang berupa informasi yang akurat, atau "fakta" yang merupakan informasi yang telah diverifikasi. Intelijen kadang disebut "data
aktif" atau "intelijen aktif", informasi ini biasanya mengenai rencana, keputusan, dan kegiatan suatu pihak, yang penting untuk
ditindak-lanjuti atau dianggap berharga dari sudut pandang organisasi pengumpul
intelijen.
Jadi sistem informasi intelijen
adalah suatu sistem yang mencari dan menganalisis tentang politik, hukum,
peraturan perundangan, ekonomi dari satu Negara atau lebih. Selain itu tentang Kesehatan
dan prospek masa depan industri dan juga para pesaingnya.
B. Subsitem
Informasi Intelijen
1. Subsistem
Intelijen SDM
Subsistem
Intelijen SDM mengumpulkan data yang berhubungan dengan Sumber Daya Manusia.
2. Subsistem
Intelijen Pemasaran
Intelejen
pemasaran mengacu pada pada berbagai kegiatan untuk mendapatkan informasi
pesaing. Kegiatan ini tidak melanggar hokum, karena mendapatkan informasi
sangat mudah.
C.
Unsur-
unsur pokok Informasi Intelijen
Informasi yang didapat
untuk mengetahui strategi pesaing, pergeseran halus dalam selera konsumen.
Unsur
pokok dalam informasi intelijen :
1. Profil
keperluan informasi dari manajer
2. Sistem
penggalian informasi manajemen
3. Sistem
pengkodean dan penyimpanan
4. Sistem
Analisis data
5. Kajian
khusu
6. Sistem
pelaporan
7. Pedoman
pengapusan data
Sistem intelijen dapat
memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan atau lembaga. Sekarang tidak hanya
perusahaan besar yang menggunakan, tetapi perusahaan kecil pun juga.
D.
Sumber
– sumber Sistem Informasi Intelijen.
Sistem informasi
intelijen akan memberikan informasi perencanaan yang para manajer tidak
menerima dari sumber lain.
Sumber]
informasi intelijen :
1. Lembaga
Pemerintah
Keterangan yang dapat diperoleh dari lembaga pemerintah dapat
berupa naskah, barang dan kegiatan misal penggerebekan, pengepungan, dll
2. Asosiasi
perdagangan industri
Dalam dunia perdagangan industri terkandung berjuta-juta
informasi yang dapat diperoleh sehingga menjadi salah satu sumber bagi sistem
informasi manajemen intelijen.
3. Perusahaan
riset pasar swasta
Merupakan salah satu dari sumber untuk sistem informais
manajemen karena perusahaan riset pasar swasta dapat memberikan informasi –
informasi yang dibutuhkan.
4. Media
massa
Media massa yang dimaksud bisa berupa Kaset, disket, film,
laporan-laporan dll.
5. Kajian
khusus yang dilakukan organisasi
Kajian yang dimaksud seperti HMI, FPI, MMI atau nama
organisasi terkait dengan hal yang diselidiki.
E. Keuntungan
Sistem Intelijen bagi Perusahaan atau Lembaga.
Sistem
intelijen mempunyai beberapa keuntungan :
Ø Peran intelijen
sebagai pengetahuan, yaitu bahan data/keterangan yang sudah diolah disajikan
kepada pimpinan atau manajer kemudian digunakan untukpengambilan keputusan.
Ø peran Intelijen sebagai kegiatan yaitu
segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan dibidang intelijen meliputi
perencanaan, persiapan dan pelaksanaan kegiatan penyelidikan, pengamanan dan
penggalangan dalam rangka pelaksanaan fungsi intelijen.
Ø peran intelijen sebagi badan/organisasi yaitu
satuan/organisasi intelijen yaitu disusun, dibekali dan dilengkapi secara khusu
untuk medukung suatu tujuan tertentu.
Ø peran intelijen bagi manajer untuk memperoleh
informasi sehari-hari mengenai perkembangan yang berkaitan dengan lingkungan
pemasaran.
F.
Contoh
Sistem Intelejen
Dalam
melaksanakan kegiatan yang bersifat pengumpulan bahan keterangan, diperlukan wujud kesatuan yang mampu mengelola segala sumber
daya yang ada, sehingga manifestasinya berupa sebuah organisasi yang mampu mengelola setiap unsurnya,
diharapkan dapat diwujudkan dengan membentuk organisasi yang mampu
menyelenggarakan tugas – tugas intelijen secara profesional.
Contoh
:
1.
POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia)
POLRI mempunyai Badan
Intelijen Keamanan (BIK POLRI) yang mempunyai core kegiatan
aspek keamanan,
2.
- TNI (Tentara Nasional Republik Indonesia)
TNI mempunyai Badan
Intelijen Strategis (BAIS TNI) yang mempunyai core kegiatan aspek
pertahanan.
Begitu pula dengan
lembaga intelijen di departemen lain sesuai dengan aspek masing – masing.
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
SubSistem dalam
intelijensi ada subsistem intelijensi sumber daya manusia dan subsistem
intelijensi pemasaran. Unsur pokok dalam sistem intelijensi
adalah Profil keperluan informasi
dari manajer ,Sistem penggalian
informasi manajemen ,Sistem
pengkodean dan penyimpanan, Sistem
analisis data ,Kajian khusus ,Sistem pelaporan ,Pedoman penghapusan data. Keuntungan Sistem informasi intelijensi
bagi perusahaan salah satunya adalah untuk untuk
memperoleh informasi sehari-hari mengenai perkembangan yang berkaitan dengan
lingkungan pemasaran bagi manajer. Contoh dari sistem informasi manajemen
intelijensi antara lain Polri, TNI.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar