Kamis, 05 Januari 2017

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INTELIJEN

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
INTELIJEN



Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen
Oleh :
ZAKIAH DEVINDA DEVIANA
11140253


SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BANK BPD JATENG2016






KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan berkah, rahmat, karunia serta hidayah-Nyalah saya dapat menyalesaikan makalah Sistem Informasi Manajemen
Selaku penyusun saya sangat mengetahui bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mohon kritik dan saran yang membangun agar kami dapat menyusunnya kembali lebih baik dari sebelumnya.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Semarang, 19 Oktober 2016

     Penulis


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Informasi sangat dibutuhkan, bahkan sejak jaman dahulu terutama dalam dunia bisnis. Dengan informasi manusia dapat megetahui apa yang terjadi pada dunia luar begitupun di dalam perusahaan. Informasi dari berbagai unsur perusahaan menjadi perhatian bagi para manajer dalam melakukan pelaksaaan transaksi-transaksi di dalam perusahaan tersebut.
Tanpa informasi akan sulit bagi manajer untuk mengambil keputusan, baik itu informasi internal maupun eksternal.
Sistem informasi pun berkembang dengan cukup baik. Memang sejak dahulu sistem informasi sudah ada, namun sekarang perusahaan membutuhkan cara untuk mengumpulkan data yang besar dan banyak dalam waktu relatif singkat/cepat. Oleh kerana itu, suatu perusahaan perlu mempertimbangkan perlunya menggunakan system informasi berdasarkan skala perusahaan, jumlah karyawan, serta jaringan bisnis dalam lingkungannya.
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu system yang menyediakan informasi untuk mendukung fungsi operasi manajemen dalam pengambilan keputusan organisasi.
fungsi utama. yaitu fungsi pengumpulan data internal maupun eksternal dan fungsi  pemprosesan data menjadi informasi yang bermanfaat bagi para pengambil keputusaan manajemenen

B.     Tujuan
 Mengetahui arti dari Sistem Informasi Manajemen Intelijen




BAB II
PEMBAHASAN
A.    Sistem Informasi Intelijen
Intelijen (bahasa Inggris: intelligence) adalah informasi yang dihargai atas ketepatan waktu dan relevansinya, bukan detail dan keakuratannya, berbeda dengan "data", yang berupa informasi yang akurat, atau "fakta" yang merupakan informasi yang telah diverifikasi. Intelijen kadang disebut "data aktif" atau "intelijen aktif", informasi ini biasanya mengenai rencana, keputusan, dan kegiatan suatu pihak, yang penting untuk ditindak-lanjuti atau dianggap berharga dari sudut pandang organisasi pengumpul intelijen.

Jadi sistem informasi intelijen adalah suatu sistem yang mencari dan menganalisis tentang politik, hukum, peraturan perundangan, ekonomi dari satu Negara atau lebih. Selain itu tentang Kesehatan dan prospek masa depan industri dan juga para pesaingnya.


B.     Subsitem Informasi Intelijen
1.      Subsistem Intelijen SDM
Subsistem Intelijen SDM mengumpulkan data yang berhubungan dengan Sumber Daya Manusia.
2.      Subsistem Intelijen Pemasaran
Intelejen pemasaran mengacu pada pada berbagai kegiatan untuk mendapatkan informasi pesaing. Kegiatan ini tidak melanggar hokum, karena mendapatkan informasi sangat mudah.

C.    Unsur- unsur pokok Informasi Intelijen
Informasi yang didapat untuk mengetahui strategi pesaing, pergeseran halus dalam selera konsumen.
Unsur pokok dalam informasi intelijen :
1.      Profil keperluan informasi dari manajer
2.      Sistem penggalian informasi manajemen
3.      Sistem pengkodean dan penyimpanan
4.      Sistem Analisis data
5.      Kajian khusu
6.      Sistem pelaporan
7.      Pedoman pengapusan data

Sistem intelijen dapat memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan atau lembaga. Sekarang tidak hanya perusahaan besar yang menggunakan, tetapi perusahaan kecil pun juga.




D.    Sumber – sumber Sistem Informasi Intelijen.
Sistem informasi intelijen akan memberikan informasi perencanaan yang para manajer tidak menerima dari sumber lain.
Sumber] informasi intelijen :
1.      Lembaga Pemerintah
Keterangan yang dapat diperoleh dari lembaga pemerintah dapat berupa naskah, barang dan kegiatan misal penggerebekan, pengepungan, dll
2.      Asosiasi perdagangan industri
Dalam dunia perdagangan industri terkandung berjuta-juta informasi yang dapat diperoleh sehingga menjadi salah satu sumber bagi sistem informasi manajemen intelijen.
3.      Perusahaan riset pasar swasta
Merupakan salah satu dari sumber untuk sistem informais manajemen karena perusahaan riset pasar swasta dapat memberikan informasi – informasi yang dibutuhkan.
4.      Media massa
Media massa yang dimaksud bisa berupa Kaset, disket, film, laporan-laporan dll.
5.      Kajian khusus yang dilakukan organisasi
Kajian yang dimaksud seperti HMI, FPI, MMI atau nama organisasi terkait dengan hal yang diselidiki.

E.     Keuntungan Sistem Intelijen bagi Perusahaan atau Lembaga.
Sistem intelijen mempunyai beberapa keuntungan :
Ø  Peran intelijen sebagai pengetahuan, yaitu bahan data/keterangan yang sudah diolah disajikan kepada pimpinan atau manajer kemudian digunakan untukpengambilan keputusan.
Ø   peran Intelijen sebagai kegiatan yaitu segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan dibidang intelijen meliputi perencanaan, persiapan dan pelaksanaan kegiatan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan dalam rangka pelaksanaan fungsi intelijen.
Ø   peran intelijen sebagi badan/organisasi yaitu satuan/organisasi intelijen yaitu disusun, dibekali dan dilengkapi secara khusu untuk medukung suatu tujuan tertentu.
Ø  peran intelijen bagi manajer untuk memperoleh informasi sehari-hari mengenai perkembangan yang berkaitan dengan lingkungan pemasaran.

F.     Contoh Sistem Intelejen
Dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat pengumpulan bahan keterangan,  diperlukan wujud kesatuan yang mampu mengelola segala sumber daya yang ada, sehingga manifestasinya berupa sebuah organisasi yang mampu mengelola setiap unsurnya, diharapkan dapat diwujudkan dengan membentuk organisasi yang mampu menyelenggarakan tugas – tugas intelijen secara profesional.
Contoh :
1.      POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia)
POLRI mempunyai Badan Intelijen Keamanan (BIK POLRI) yang mempunyai core kegiatan aspek keamanan,
2.     -      TNI (Tentara Nasional Republik Indonesia)
TNI mempunyai Badan Intelijen Strategis (BAIS TNI) yang mempunyai core kegiatan aspek pertahanan.
Begitu pula dengan lembaga intelijen di departemen lain sesuai dengan aspek masing – masing.




BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan

SubSistem dalam intelijensi ada subsistem intelijensi sumber daya manusia dan subsistem intelijensi pemasaran. Unsur pokok dalam sistem intelijensi adalah Profil keperluan informasi dari manajer ,Sistem penggalian informasi manajemen ,Sistem pengkodean dan penyimpanan, Sistem analisis data ,Kajian khusus ,Sistem pelaporan ,Pedoman penghapusan data. Keuntungan Sistem informasi intelijensi bagi perusahaan salah satunya adalah untuk untuk memperoleh informasi sehari-hari mengenai perkembangan yang berkaitan dengan lingkungan pemasaran bagi manajer.  Contoh dari sistem informasi manajemen intelijensi antara lain Polri, TNI.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar