Kamis, 19 Januari 2017

KISI - KISI UAS SIM

kisi kisi UAS

1.   Sebutkan dan jelaskan 4 tahap dalam DSS
Jawab :
a.       Tahap Intelligence
tahap ini pengambil keputusan mempelajari kenyataan yang sering terjadi, sehingga dapat mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah yang sedang terjadi, dilakukan dengan cara analisis berurutan dari system ke subsistem pembentuknya. Dari tahap ini didapatkan keluaran berupa dokumen Pernyataan Masalah.

b.      Tahap Design
Tahap ini  pengambilan keputusan menemukan, mengambangkan dan menganalisa semua pemecahan masalah yang mungkin, dengan cara pembuatan model yang bisa mewakili kondisi nyata masalah. Dari tahap ini didapatkan keluaran berupa dokumen Alternatif Solusi.

c.       Tahap choice
Tahap ini merupakan tahap pemilihan diantara berbagai alternatif tindakan yang mungkin dijalankan. Hasil pemilihan tersebut diimplementasikan dalam proses pengambilan keputusan.

d.       Implementation
Tahap ini merupakan tahap penerapan disertai pengawasan dan koreksi yang diperlukan dalam keputusan yang telah diambil. Dari Tahap ini didapatkan keluaran berupa laporan Pelaksanaan Solusi dan Hasilnya.

2.      Apa tujuan dari DSS?
Jawab :
1.      menjawab masalah semi terstruktur
2.      Membantu Manajer dalam mengambil keputusan, bukan menggantikannya.
3.       yang dibantu melingkupi top manajer sampai ke manajer lapangan.
4.      Fokus pada keputusan yang efektif, bukan keputusan yang efisien.

3.      Apa kelebihan dan kekurangan dari DSS ?
Jawab :
Kelebihan
a.       DSS memperluas kemampuan pengambilan keputusan dalam memperoleh informasi/data kepada pemakainya.
b.      Membantu pengambilan keputuan dengan penghematan waktu
c.       Dapat menghasilkan solusi lebih cepat dan dapat diandalkan
d.      Mampu menyajikan berbagai alternatife.
e.       Dapat menyediakan bukti tambahan untuk  pembenaran yang memperkuat posisi pengambilan keputusan.

Kekurangan
a.       Kemampuan manajemen dan manusia yang tidak dapat dimodelkan.
b.      Kemampuan terbatas pada pembendaharaan pengetahuan yang dimilikinya.
c.       Proses tergantung pada perangkat lunak.
d.      Tidak memiliki kemampuan berfikir seperti manuasia.

4.      Sebutkan dan jelaskan komponen SIM
jawab :
komponen SIM ada 2 yaitu komponen Sistem Informasi Manajemen Fungsional dan komponen Sistem Informasi Manajemen Fisik.
Komponen Sistem Informasi Manajemen Fungsional yaitu ;
a.       Sistem administrasi dan operasional : mencakup bagian personalia dan administrasi, sistem ini melakukan tugas tugas rutin
b.      Sistem pelaporan manajemen  :  bagian yang bertugas mencakup laporan – laporan yang bersifat periodic.
c.       Sistem database : sistem yang berfungsi menyimpan sistem informasi.
d.      Sistem pencarian : memberikan informasi yang dibutuhkan guna mengambil keputusan
e.       Manajemen data : berfungsi sebagai media penghubung.
Komponen SIM yang bersifat fisik :
a.       Perankat keras ( Hardware ) : Perangkat keras bagi suatu sistem informasi meliputi monitor, printer dan lain-lain.
b.       Perangkat lunak ( software ) : Berupa file-file yang terkandung didalamnya.
c.       Database : File yang berisi program dan data, yang terdata data penyimpanan secara fisik.
d.      Prosedur : Komponen fisik yang tersedia berupa buku panduan dan instruksi.
e.       Personil ( Brainware ) : Meliputi operator komputer, analis sistem, programmer, dan lain-lain

5.      Sebutkan komponen teknologi secara garis besar
Jawab :
a.    Humanware. Teknologi terkandung pada diri manusia. Bentuknya berupa pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku serta semangatnya.
b.    Technoware. Pada komponen ini, teknologi terkandung pada mesin dan peralatan produksi yang dipakai dalam kehidupan. Semuanya diharapkan dapat bekerja lebih baik dan lebih produktif.
c.    Organware. Teknologi dipersepsikan terkandung dalam kelembagaan, organisasi dan manajemen. Dengan digerakkannya roda organisasi oleh suatu manajemen, kerja sama yang dibangun pun akan berlangsung secara lebih teratur, efektif dan efisien.
d.    Infoware. Teknologi terkandung dalam sebuah dokumentasi, seperti pada lembaran paten, rumus, gambar, disket, mikrofilm, buku, dan majalah.

6.      Sebut dan jelaskan karakteristik SIM
Jawab :
a.    Elemen Sistem (elements)
Dengan kata lain elemen adalah bagian yang terkecil dari sistem yang sudah tidak bisa diurai lagi, 
b.    Mempunyai batas
Batas sistem merupakan daerah yang mebatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungnnya lainnya. Batas sistem memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan.
c.    Mempunyai penghubung
Penghubung merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya. Keluaran (output) dari subsistem akan menjadi masukkan subsistem lainnya melalui penghubung.
d.    Mempunyai masukan
Masukkan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem, berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).
e.    Keluaran Sistem (out put)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah meliputi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
Contoh: pada sistem computer, informasi keluaran yang berguna ; panas tak berguna.
f.     Pengolah Sistem (process)
Perubah masukkan menjadi keluaran.
Transformasi (Proses), bagian sistem yang memproses input data menjadi informasi sesuai dengan keinginan penerima.
g.    sasaran atau Tujuan sistem (obyektive/goal)
Sistem bisnis yang tepat tujuan (goal), sistem akuntansi atau subsistem yang lebih kecil maka istilah sasaran (obyektive) lebih tepat.

7.      Jelaskan sistem Deterministrik dan Probabilistik
Jawab :
Ø   Sistem Deterministik (Deterministic System) merupakan suatu sistem yang  beroperasi dengan cara yang dapat diperkirakan secara tepat, dan dapat mengetahui interaksi yang terjadi pada setiap bagian-bagiannya. Contohnya yaitu sistem komputer.
Ø   Sistim Probabilistik (Probabilistic System) merupakan suatu sistem yang tidak dapat memperkirakan hasil akhirnya atau kondisi masa depannya secara tepat karena memiliki unsur probabilitas (kemungkinan atau tidak tentu). Contohnya seperti sistem persediaan barang

8. Jelaskan sistem tertutup dan sistem terbuka
Jawab :
Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan pihak luar karena sistem ini bekerja secara otomatis.


Sistem terbuka merupakan sistem yang terpengaruh dengan lingkungan luar, karena sistem ini dituntut untuk menghasilkan output kepada pihak luar.

9.      Sebutkan SIM yang mengandung elemen – elemen fisik
Jawab :
a.       Perankat keras ( Hardware ) : Perangkat keras bagi suatu sistem informasi meliputi monitor, printer dan lain-lain.
b.       Perangkat lunak ( software ) : Berupa file-file yang terkandung didalamnya.
c.       Database : File yang berisi program dan data, yang terdata data penyimpanan secara fisik.
d.      Prosedur : Komponen fisik yang tersedia berupa buku panduan dan instruksi.
e.       Personil ( Brainware ) : Meliputi operator komputer, analis sistem, programmer, dan lain-lain.

10.  Sebutkan aplikasi SIM yang anda ketahui dan kegunaanya buat apa?
Jawab :

Contohnya dalam pendidikan missal kita membayar administrasi di bank, lalu kita dapat mengecek melalui web pendidikan dan secara otomatis pada BAUakan tercatat jika sudah membayar. Ha ini mempermudah mahasiswa dalam urusan administrasi.

Kamis, 05 Januari 2017

PPT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INTELIJEN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INTELIJEN

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
INTELIJEN



Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen
Oleh :
ZAKIAH DEVINDA DEVIANA
11140253


SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BANK BPD JATENG2016






KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan berkah, rahmat, karunia serta hidayah-Nyalah saya dapat menyalesaikan makalah Sistem Informasi Manajemen
Selaku penyusun saya sangat mengetahui bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mohon kritik dan saran yang membangun agar kami dapat menyusunnya kembali lebih baik dari sebelumnya.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Semarang, 19 Oktober 2016

     Penulis


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Informasi sangat dibutuhkan, bahkan sejak jaman dahulu terutama dalam dunia bisnis. Dengan informasi manusia dapat megetahui apa yang terjadi pada dunia luar begitupun di dalam perusahaan. Informasi dari berbagai unsur perusahaan menjadi perhatian bagi para manajer dalam melakukan pelaksaaan transaksi-transaksi di dalam perusahaan tersebut.
Tanpa informasi akan sulit bagi manajer untuk mengambil keputusan, baik itu informasi internal maupun eksternal.
Sistem informasi pun berkembang dengan cukup baik. Memang sejak dahulu sistem informasi sudah ada, namun sekarang perusahaan membutuhkan cara untuk mengumpulkan data yang besar dan banyak dalam waktu relatif singkat/cepat. Oleh kerana itu, suatu perusahaan perlu mempertimbangkan perlunya menggunakan system informasi berdasarkan skala perusahaan, jumlah karyawan, serta jaringan bisnis dalam lingkungannya.
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu system yang menyediakan informasi untuk mendukung fungsi operasi manajemen dalam pengambilan keputusan organisasi.
fungsi utama. yaitu fungsi pengumpulan data internal maupun eksternal dan fungsi  pemprosesan data menjadi informasi yang bermanfaat bagi para pengambil keputusaan manajemenen

B.     Tujuan
 Mengetahui arti dari Sistem Informasi Manajemen Intelijen




BAB II
PEMBAHASAN
A.    Sistem Informasi Intelijen
Intelijen (bahasa Inggris: intelligence) adalah informasi yang dihargai atas ketepatan waktu dan relevansinya, bukan detail dan keakuratannya, berbeda dengan "data", yang berupa informasi yang akurat, atau "fakta" yang merupakan informasi yang telah diverifikasi. Intelijen kadang disebut "data aktif" atau "intelijen aktif", informasi ini biasanya mengenai rencana, keputusan, dan kegiatan suatu pihak, yang penting untuk ditindak-lanjuti atau dianggap berharga dari sudut pandang organisasi pengumpul intelijen.

Jadi sistem informasi intelijen adalah suatu sistem yang mencari dan menganalisis tentang politik, hukum, peraturan perundangan, ekonomi dari satu Negara atau lebih. Selain itu tentang Kesehatan dan prospek masa depan industri dan juga para pesaingnya.


B.     Subsitem Informasi Intelijen
1.      Subsistem Intelijen SDM
Subsistem Intelijen SDM mengumpulkan data yang berhubungan dengan Sumber Daya Manusia.
2.      Subsistem Intelijen Pemasaran
Intelejen pemasaran mengacu pada pada berbagai kegiatan untuk mendapatkan informasi pesaing. Kegiatan ini tidak melanggar hokum, karena mendapatkan informasi sangat mudah.

C.    Unsur- unsur pokok Informasi Intelijen
Informasi yang didapat untuk mengetahui strategi pesaing, pergeseran halus dalam selera konsumen.
Unsur pokok dalam informasi intelijen :
1.      Profil keperluan informasi dari manajer
2.      Sistem penggalian informasi manajemen
3.      Sistem pengkodean dan penyimpanan
4.      Sistem Analisis data
5.      Kajian khusu
6.      Sistem pelaporan
7.      Pedoman pengapusan data

Sistem intelijen dapat memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan atau lembaga. Sekarang tidak hanya perusahaan besar yang menggunakan, tetapi perusahaan kecil pun juga.




D.    Sumber – sumber Sistem Informasi Intelijen.
Sistem informasi intelijen akan memberikan informasi perencanaan yang para manajer tidak menerima dari sumber lain.
Sumber] informasi intelijen :
1.      Lembaga Pemerintah
Keterangan yang dapat diperoleh dari lembaga pemerintah dapat berupa naskah, barang dan kegiatan misal penggerebekan, pengepungan, dll
2.      Asosiasi perdagangan industri
Dalam dunia perdagangan industri terkandung berjuta-juta informasi yang dapat diperoleh sehingga menjadi salah satu sumber bagi sistem informasi manajemen intelijen.
3.      Perusahaan riset pasar swasta
Merupakan salah satu dari sumber untuk sistem informais manajemen karena perusahaan riset pasar swasta dapat memberikan informasi – informasi yang dibutuhkan.
4.      Media massa
Media massa yang dimaksud bisa berupa Kaset, disket, film, laporan-laporan dll.
5.      Kajian khusus yang dilakukan organisasi
Kajian yang dimaksud seperti HMI, FPI, MMI atau nama organisasi terkait dengan hal yang diselidiki.

E.     Keuntungan Sistem Intelijen bagi Perusahaan atau Lembaga.
Sistem intelijen mempunyai beberapa keuntungan :
Ø  Peran intelijen sebagai pengetahuan, yaitu bahan data/keterangan yang sudah diolah disajikan kepada pimpinan atau manajer kemudian digunakan untukpengambilan keputusan.
Ø   peran Intelijen sebagai kegiatan yaitu segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan dibidang intelijen meliputi perencanaan, persiapan dan pelaksanaan kegiatan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan dalam rangka pelaksanaan fungsi intelijen.
Ø   peran intelijen sebagi badan/organisasi yaitu satuan/organisasi intelijen yaitu disusun, dibekali dan dilengkapi secara khusu untuk medukung suatu tujuan tertentu.
Ø  peran intelijen bagi manajer untuk memperoleh informasi sehari-hari mengenai perkembangan yang berkaitan dengan lingkungan pemasaran.

F.     Contoh Sistem Intelejen
Dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat pengumpulan bahan keterangan,  diperlukan wujud kesatuan yang mampu mengelola segala sumber daya yang ada, sehingga manifestasinya berupa sebuah organisasi yang mampu mengelola setiap unsurnya, diharapkan dapat diwujudkan dengan membentuk organisasi yang mampu menyelenggarakan tugas – tugas intelijen secara profesional.
Contoh :
1.      POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia)
POLRI mempunyai Badan Intelijen Keamanan (BIK POLRI) yang mempunyai core kegiatan aspek keamanan,
2.     -      TNI (Tentara Nasional Republik Indonesia)
TNI mempunyai Badan Intelijen Strategis (BAIS TNI) yang mempunyai core kegiatan aspek pertahanan.
Begitu pula dengan lembaga intelijen di departemen lain sesuai dengan aspek masing – masing.




BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan

SubSistem dalam intelijensi ada subsistem intelijensi sumber daya manusia dan subsistem intelijensi pemasaran. Unsur pokok dalam sistem intelijensi adalah Profil keperluan informasi dari manajer ,Sistem penggalian informasi manajemen ,Sistem pengkodean dan penyimpanan, Sistem analisis data ,Kajian khusus ,Sistem pelaporan ,Pedoman penghapusan data. Keuntungan Sistem informasi intelijensi bagi perusahaan salah satunya adalah untuk untuk memperoleh informasi sehari-hari mengenai perkembangan yang berkaitan dengan lingkungan pemasaran bagi manajer.  Contoh dari sistem informasi manajemen intelijensi antara lain Polri, TNI.



Jumat, 16 Desember 2016

POWER POINT BIG DATA

MAKALAH Sistem Informasi Manajemen CBIS tentang Big Data

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
“BIG DATA”



Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen
Oleh :
ZAKIAH DEVINDA DEVIANA
11140253


SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BANK BPD JATENG 2016





KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan berkah, rahmat, karunia serta hidayah-Nyalah saya dapat menyalesaikan makalah Sistem Informasi Manajemen
Selaku penyusun saya sangat mengetahui bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mohon kritik dan saran yang membangun agar kami dapat menyusunnya kembali lebih baik dari sebelumnya.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Semarang, 19 Oktober 2016

     Penulis





BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Perkembangan jaman hingga saat ini sangat berdampak besar terhadap kehidupan sekarang. Salah satu hal yang berubah adalah cara menggunakan data. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, karena dapat dilihat sekarang penggunaan tiap individu terhadap data sudah sangat tinggi, hampir semua orang memiliki data dalam setiap perangkatnya (komputer / laptop, smartphone, flashdisk, harddisk eksternal, dll) yang jika dijumlahkan akan menjadi besar sekali. Hal ini dipengaruhi juga dengan mudahnya tiap individu untuk mendapatkan data yang diinginkannya (film, musik, games, dll) melalui internet. Internet menghubungkan tiap individu di seluruh dunia dengan mudah tanpa memperdulikan jarak / lokasi dan waktu. Sekarang dengan terjadinya perkembangan teknologi, data menjadi hal yang penting dalam menjalankan berbagai hal, beberapa diantaranya; mengetahui tren pasar, mengetahui keinginan konsumen saat ini, meningkatkan hasil penjualan, dll. Hasil perubahan ini sangatlah besar, data pun diolah dengan lebih terkomputerisasi sehingga penyimpanan beberapa data dapat menghemat tempat dalam kantor perusahaan dengan cara penyimpanan softcopy. Data yang tersimpan ini lama kelamaan menjadi sangat banyak dan besar sehingga semakin susah untuk digunakan, hal tersebut disebut big data. Dengan perkembangan sekarang, big data ini sudah dapat diolah dan digunakan lagi, bahkan memberikan hasil yang lebih baik karena mencakup pengolahan data yang ada di dalam social media.
            Dengan perkembangan data inilah big data muncul dan saat ini mulai berkembang. Penggunaannya pun semakin luas, hingga mencakup social media, sehingga dapat menganalisa tren pasar dengan melihat sentimen analisis pelanggan melalui social media. Dengan perkembangan saat ini, ada baiknya untuk memahami lebih dalam mengenai big data, sehingga dapat dimanfaatkan dengan lebih maksimal.

2.      Rumusan Masalah
1.      Apa itu Pengertian Big Data
2.      Sebutkan dimensi dimensi dari Big Data
3.      Sebutkan manfaat Big Data


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Big Data
Big data adalah sebuah data yang besar yang tidak dapat diolah dengan alat tradisional dan harus menggunakan alat bantu agar dapat diolah menjadi data yang terorganisir agar dapat memberikan arti dan nilai kepada penerima.

Menurut Menurut (Dumbill, 2012) , Big Data adalah data yang melebihi proses kapasitas dari kovensi sistem database yang ada. Data terlalu besar dan terlalu cepat atau tidak sesuai dengan struktur arsitektur database yang ada. Untuk mendapatkan nilai dari data, maka harus memilih jalan altenatif untuk memprosesnya.

Isi dari Big Data adalah Transaksi+interaksi dan observasi atau bisa di bilang segalanya yang berhubungan dengan jaringan internet, jaringan komunikasi, dan jaringan satelit.

B.     Dimensi – Dimensi Big Data
Ada 3 dimensi awal dalam Big Data yaitu 3V: Volume, Variety dan Velocity 

·         Volume
perusahaan tertimbun dengan data yang terus tumbuh dari semua jenis sektor, dengan mudah mengumpulkan terabyte bahkan petabyte-informasi.
Ø  Mengubah 12 terabyte Tweet dibuat setiap hari ke dalam peningkatan sentimen analisis produk.
Ø  Mengkonvert 350 milliar pembacaan tahunan untuk lebih baik dalam memprediksi kemampuan beli pasar.

Karakteristik ini yang paling mudah dipahami karena besarnya volume data mengacu pada jumlah masa data. Organisasi akan memanfaatkan data untuk meningkatkan pengambilan keputusan yang banyak perusahaan di banyak Negara.

·         Variety
Volume data yang banyak dapat bertambah dengan kecepatan yang begitu cepat sehingga sulit bagi kita untuk mengelola hal tersebut. Untuk proses dalam waktu sensitif seperti penangkapan penipuan, data yang besar harus digunakan sebagai aliran ke dalam perusahaan Anda untuk memaksimalkan nilainya.
Ø  Meneliti 5 juta transaksi yang dibuat setiap hari untuk mengidentifikasi potensi penipuan
Ø  Menganalisis 500 juta detail catatan panggilan setiap hari secara real-time untuk memprediksi gejolak pelanggan lebih cepat.

Variasi itu mengolah beberapa jenis data. Organisasi perlu menganalisis data dari non tradisional dan non tradisional informasi dari dalam dan luar perusahaan. Dengan begitu banyaknya sensor, perangkat pintar (smart device) dan teknologi kolaborasi sosial, data yang dihasilkan dalam bentuk yang tak terhitungojumlahnya,  termasuk text, web data, tweet, sensor data, audio, video, click stream, log file dan banyak lagi.


·         Velocity :
Big Data adalah setiap jenis data - data baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur seperti teks, data sensor, audio, video, klik stream, file log dan banyak lagi. Wawasan baru ditemukan ketika menganalisis kedua jenis data ini bersama-sama.
·         Memantau 100 video masukan langsung dari kamera pengintai untuk menargetkan tempat tujuan.
·         Mengeksploitasi 80% perkembangan data dalam gambar, video, dan dokumen untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

Data dalam gerak. Kecepatan di mana data dibuat, diolah dan dianalisis terus menerus. Berkontribusi untuk kecepatan yang lebih tinggi adalah sifat penciptaan data secara real-time, serta kebutuhan untuk memasukkan streaming data ke dalam proses bisnis dan dalam pengambilan keputusan. Dampak Velocity latency, jeda waktu antara saat data dibuat atau data  yang ditangkap, dan ketika itu juga dapat diakses. Hari ini, data terus-menerus dihasilkan pada kecepatan yang mustahil untuk sistem tradisional untuk menangkap, menyimpan dan menganalisis. Jenis tertentu dari data harus dianalisis secara real time untuk menjadi nilai bagi bisnis.

C.     Manfaat Big Data

1.      Big data for development
Big Data untuk keperluan development berkaitan dengan Data pembangunan '(misalnya data survei, statistik resmi), dan sektor swasta dan media mainstream menyebutnya 'Big Data’.

Big Data untuk sumber Pengembangan umumnya memiliki beberapa / semua fitur ini:

a.       Digitally generated
data yang dihasilkan secara digital (sebagai lawan yang didigitalkan manual), dan dapat disimpan dengan menggunakan rangkaian satu dan nol, dan dengan demikian dapat dimanipulasi oleh komputer

b.      Passively produced
 Data ini merupakan data yang dihasilkan atau produk dari kehidupan kita sehari-hari atau interaksi dengan jasa digital.

c.        Automatically collected
Data-data yang terbentuk dari data-data operasional dan transaksi yang dikumpulkan dan telah diproses (ETL) dan si simpan kedalam data mart

d.       Geographically or temporally trackable
Data –data yang menunjukan lokasi atau posisi, misalnya data lokasi ponsel atau durasi waktu panggilan

e.        Continuously analysed
informasi yang relevan dengan kesejahteraan manusia dan pembangunan dan dapat dianalisis secara real-time

2.      Pengggunaan Big Data dalam perusahaan

Ø  IT logs Analytics
      Penyimpanan Log jangka panjang, digunakan untuk analisa proses sistem yang sedang berjalan untuk mencegah dan menaggulangi kegagalan dalam sistem, mengunakan hasil analisa log untuk menemukan dan mentukan secara pasti kegagalan apa yang terjadi didalam sistem, menyiapkan langkah-langkah pasti yang dapat digunakan sebagai solusi masalah sistem.

Ø  Fraud Detection Pattern
Digunakan untuk dalam bidang keuangan, dengan memaksimalkan penggunaan data untuk memberikan kemampuan unutk mendeteksi fraud ketika transaksi sedang berlangsung.

Ø  The Social Media Pattern
Kita dapat mengetahui keinginan konsumen dan konsumen dapat memberikan feedback terhadap barang penjualan jadi kita dapat menegtahui secara langsung.

Ø  Big data and The Energy Sector
Memberikan kemampuan penyimpanan dan pemrosesan data secara langsung dari berbagai sumber(sensor), analisa dan kemudahan dalam pengenalan noise untuk memisahkannya dari signal



BAB III PENUTUPAN
A.    Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa big data sudah mulai dimanfaatkan dan akan sangat berguna untuk dipahami lebih dalam untuk mengimbangi perkembangan jaman ke arah teknologi dan analisis yang lebih praktis.

B.     Saran
-          Mempelajari lebih dalam mengenai big data, karena big data sangat berguna dalam sebuah perusahaan sehingga dapat mengetahui tren pasar dan pola hidup konsumen.
-          perusahaan akan membutuhkan orang yang khusus dalam bidang data mining, karena hal ini cukup rumit dan diperlukan orang yang paham cara untuk menggunakan data.